← Semua artikel
Website10 September 2026

Checklist Kecepatan Website yang Bisa Anda Cek Sendiri

Kecepatan bukan bonus — itu syarat masuk. Studi demi studi menunjukkan hal yang sama: setiap detik tambahan menurunkan konversi. Kabar baiknya, penyebab lambat biasanya cuma beberapa hal berulang. Ini checklist yang kami pakai sendiri.

1. Ukur dulu, jangan menebak

Buka website Anda, tekan F12, masuk tab Network, dan muat ulang halaman. Lihat total permintaan dan ukurannya. Atau pakai PageSpeed Insights (gratis). Angka yang penting:

  • LCP (Largest Contentful Paint) — idealnya di bawah 2,5 detik
  • Total berat halaman — di bawah 2 MB itu bagus, di atas 5 MB ada masalah

2. Gambar: biang kerok nomor satu

Sembilan dari sepuluh website lambat disebabkan gambar yang tidak dioptimasi:

  • Kompres gambar (JPEG kualitas 80-an atau WebP)
  • Sesuaikan ukuran dengan tampilan — jangan kirim gambar 4000px untuk ditampilkan di 400px
  • Gunakan loading="lazy" untuk gambar di bawah lipatan layar

Satu hero banner 4 MB sendirian bisa melampaui bobat seluruh halaman.

3. Font: dua keluarga cukup

Setiap keluarga font menambah permintaan dan unduhan. Dua keluarga (satu untuk judul, satu untuk teks) sudah lebih dari cukup untuk hampir semua website. Dan pastikan font di-preload agar teks tidak "loncat".

4. Skrip pihak ketiga: audit berkala

Analitik, chat widget, pixel iklan, autoplay video — semuanya menumpuk diam-diam. Buka tab Network lagi dan lihat berapa permintaan ke domain pihak ketiga. Setiap widget yang tidak jelas manfaatnya: copot.

5. Cache dan CDN

Server Anda di satu lokasi; pengunjung bisa dari mana saja. Header cache yang benar plus CDN membuat aset statis diambil dari lokasi terdekat pengunjung. Untuk pengunjung Indonesia dengan server di luar negeri, ini bedanya sangat terasa.

6. Server yang tepat

Konfigurasi nginx yang benar (gzip/brotli, HTTP/2, header cache) memberikan perbaikan gratis tanpa menyentuh kode. Pastikan juga HTTPS aktif — bukan hanya untuk keamanan, tapi juga HTTP/2 yang hanya jalan di atas TLS.

Penutup

Kecepatan adalah kombinasi kecil banyak hal: gambar, font, skrip, cache, server. Tidak ada satu tombol ajaib — tapi checklist di atas sudah menyelesaikan sebagian besar kasus yang kami temui. Kalau ingin website Anda dibangun dengan standar ini dari awal, lihat jasa pembuatan website kami.